Blog ini berisi info pendidikan, tidak diperkenankan tampilan iklan dewasa. Silakan Baca Postingan baru 2024 tentang judul-judul penelitian mahasiswa dan masalah penelitian. Dilarang Keras Mengkopi Paste Artikel dalam Blog ini tanpa izin pemilik blog. Bila Anda mengkopi paste, saya akan laporkan ke DMCA dan blog Anda dapat dihapus.Copi paste dapat diketahui melalui www.google.co.id/. Selamat Paskah 2024. Imanuel

Sponsor

Sponsor

Monday, December 30, 2019

Contoh Bab I Karya Ilmiah

Hari ini tanggal 31 Desember 2019, beberapa jam lagi kita akan memasuki tahun baru 2010. Oleh karena itu saya menyapa saudara-saudaraku di berbagai daerah, para rekan-rekan pendidik Kristen pada sekolah formal di satuan Pendidikan seperti Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK), Perguruan Tinggi berbentuk Sekolah Tinggi dan Universitas maupun Institus, saya mengucapkan selamat Tahun Baru 1 Januari 2020. Kiranyang Tuhan Yesus memberi hikmat kepada kita untuk hidup menjadi sahabat bagi semua orang.
Sekarang saya hendak menulis dan memposting Bab I Skripsi maupun Tesis dan Disertasi di bidang Teologi maupun Pendidikan Agama Kristen.






Judul:

SIKAP TEOLOGIS ORANG KRISTEN TERHADAP NATAL DI .....

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Perayaan Natal tahun 2019 mengedepankan tema natal hidup sebagai sahabat bagi semua orang. Dalam konteks Natal, ada pula umat Kristen yang tidak merayakan Natal. Mereka memiliki sejumlah sikap teologis yang lemah terhadap perayaan Natal. Seakan akan perayaan Natal adalah perayaan yang masih mengandung unsur-unsur yang bertentangan dengan penyembahan dewa matahari pada zaman dunia Perjanjian Baru, yang dalam hal ini dilakukan oleh mereka yang hidup dalam budaya Helenisme atau Yunani-Romawi Kuno. Selain itu, ada sekelompok orang yang melarang pengucapan selamat Natal kepada orang Kristen, misalnya di beberapa informasi di Youtub. Ya ini hak mereka untuk mengantisipasi umat mereka dalam soal kepercayaan. Terhadap larangan semacam ini kadang menjadi berita di media masa tertentu, misalnya kasus larangan Natal tahun 2019 di daerah tertentu yang tidak disebutkan disini. Memang pelarangan ucapan selamat natal hanyalah dalam skala yang kecil. Hanya saja bila orang Kristen berada pada situasi seperti ini di daerah tertentu maka bagaimana sikap teologisnya.

Yesus mengajarkan kasih kepada setiap orang yang percaya kepada-Nya. Kasih menjadi ciri kehidupan para pengikut Yesus. Bila seadainya ada larangan mengucapkan natal maka bagaimana sikap teologis yang dapat dikembangkan oleh orang-orang Kristen.
Berdasarkan pemaparan di atas, masalah penelitian ini yaitu soal Natal, khususnya ucapan selamat Natal. Bagi yang hendak meneliti, silakan mengembangkannya.

B. Identifikasi Masalah

1. Bagaimana sikap orang Kristen Terhadap Sesama dalam Soal Natal?
2. Bagaimana sikap teologis Orang Kristen dalam mengsikapi sikap sebagian orang yang mungkin tidak mau ucapkan selamat Natal kepadanya?
3. Sikap Teologis seperti apa yang harus dimiliki orang Kristen dalam hal Natal?

C. Rumusan Masalah

Bagaimana sikap teologis orang Kristen terhadap Larangan sekelompok orang terhadap ucapan Selamat Natal

D. Tujuan Penelitian

Adapun tujuan penelitian ini yaitu mengkaji sikap teologis orang Kristen terhadap Ucapan Selamat Natal

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.