Blog ini berisi info pendidikan, tidak diperkenankan tampilan iklan dewasa. Silakan Baca Postingan baru 2024 tentang judul-judul penelitian mahasiswa dan masalah penelitian. Dilarang Keras Mengkopi Paste Artikel dalam Blog ini tanpa izin pemilik blog. Bila Anda mengkopi paste, saya akan laporkan ke DMCA dan blog Anda dapat dihapus.Copi paste dapat diketahui melalui www.google.co.id/. Selamat Paskah 2024. Imanuel

Sponsor

Sponsor

Thursday, February 25, 2016

Berkreativitas dan Inovasi

Manusia memiliki kemampuan kreativitas dan inovasi. Salah satunya yakni kreativitas dan inovasi di teknologi website. Salahsatunya yaitu kreativitas dan inovasi untuk menciptakan peluang kerja bagi orang lain. Beberapa waktu yang lalu saya ketemu blog kreatif dan inovatif. Blog ini cocok untuk blogentrepreneur. Membuat blog yang bersifat entrepreneur sangat menyenangkan. Kita bisa memualai sendiri atau bergabung di website yang sudah disediakan oleh penyedia website. Salah satunya yaitu di blogsaya.com. Di website ini kita dapat mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam berbagi ilmu tetapi juga mendapat penghasilan online.

Silakan kunjungi Blog Entrepreneur dan melihat beberapa contoh yang saya buat di BlogSayadotcom beberapa hari yang lalu: Silakan baca melalui link berikut ini:

Silakan berkreasi dan inovasi untuk sebuah penghasilan online

Belanja Online untuk keperluan penelitian mahasiswa

Tuesday, February 23, 2016

Keberhasilan Proses Pembelajaran PAK

Salah satu keberhasilan dalam proses pembelajaran yakni tersedianya guru yang profesioan. Guru mempunyai peran yang sangat penting dalam keberhasilan proses pembelajaran. Dalam konteks ini, tugas guru semakin kompleks. Seorang guru Agama Kristen memerlukan sebuah dorongan yang menopang suksesnya pengajaran. Dorongan itu yakni adanya sejumlah motivasi dalam menangani proses pembelajaran. Motivasi itu mempengaruhi penguasaan materi yang akan diajarkan dan juga kemampuan dalam menyampaikan materi pelajaran.

Motivasi diartikan sebagai dorongan yang mempengaruhi diri seseorang secara sadar atau tidak sadar untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu. Dalam hal ini bila seorang guru memiliki motivaasi yang jelas dalam mengajar maka proses pembelajaran akan dilakukan dengan sukses pula. Pemahaman yang benar dalam memahami tugas mengajar akan menjadi bahan penting dalam kesuksesasn mengajar.

Namun kenyataannya ada peserta didik tidak dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik, peserta didik merasa jenuh, metode mengajar guru monoton. Diduga guru guru agama Kristen mengajar hanya menggunakan satu metode yaitu metode ceramah yaitu menyampaikan informasi dan pengetahuan secara lisan dari guru kepada sejumlah siswa yang pada umumnya mengikuti secara pasif. Metode ini sifatnya menolong, guru menyampaikan pelajaran dan murid hanya menyimak sambil mencatat. Padahal ada begitu banyak metode yang kalau diterapkan pada waktu mengajar, akan membuat peserta didik lebih mudah menyerap pelajaran yang disampaikan. Guru PAK jarang menggunakan metode yang berfariasi. Akibatnya proses pembelajaran berlangsung secara membosankan. Upaya seorang guru PAK sangat berpengaruh dalam proses pembelajaran bagi peserta didik menyangkut kepercayaan kepada Tuhan Yesus sebagai Juruselamat pribadi.

Pendidikan agama Kristen dalam ruang lingkup sekolah Dasar, menengah dan Perguruan Tinggi. PAK diajarkan bukan sebatas pengetahuan tetapi menghidupi dalam kehidupan nyata dengan kata lain berpengaruh bai pertumbuhan iman para remaja untuk mencapai hasil dalam proses pembelajaran yang baik.

Jadi, guru berperan penting dalam keberhasilan proses pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di suatu lembaga pendidikan.

Saturday, February 13, 2016

Apakah Penelitian Teologi dapat diukur dengan olah data statistik?

Hari ini tanggal, 13 Februari 2016 saya berulang tahun, sebentar lagi saya memasuki tanggal baru. Kini pukul 12.15 menit, saya memposting sebuah tulisan untuk yang sedang mencari judul penelitian Teologi. Postingan ini sebagai hadiah ulang tahun dari saya untuk pembaca blog.

Penelitian Teologi biasanya dianggap sebagai penelitian normatif, tidak bisa diukur. Oleh karena itu beberapa warga Teologi menganggap tidak perlu ada penelitian lapangan dengan olah data secara statistik. Anggapan ini ada benarnya tetapi tidak 100 % benar. Penelitian Teologi dapat diukur dengan analisis data statistik. Sorga misalnya, tidak bisa diukur, neraka juga tidak bisa diukur, demikian juga dengan beberapa penelitian teologi yang bersifat eksegesis maupun teologi biblika dan sistematik teologi. Supaya penelitian teologi dapat diukur maka konsep-konsep dalam penelitian teologi harus dirubah menjadi “VARIABEL”. Variabel adalah konsep yang dapat diukur. Sorga memang tidak dapat dikur oleh karena itu konsep tentang Sorga dirubah menjadi variabel (konsep yang dapat diukur)

Cara merubahnya yakni menghubungkan dengan aspek empiris, yaitu pada anggota jemaat dalam hubungan dengan “sorga”. Sekarang kita rubah menjadi variabel, yaitu: Tingkat Pemahaman Warga Jemaat tentang Sorga. Kini sudah bisa diukur, yaitu tingkat pemahaman: Sangat mengerti (5), Mengerti (4), Cukup Mengerti (3), Kurang Mengerti (2), Tidak Mengerti (1). Berdasarkan variabel ini dibuat instrumen untuk mengukur tingkat pemahaman warga jemaat tentang Sorga. Bila dalam penelitian di jemaat ternyata hasilnya adalah Tidak Mengeri, atau jemaat memilih opsi jawaban 1 maka sudah dapat dianalisis bagaimana khotbah pendeta selama ini. Apakah pernah mengkhotbahkan tentang “Sorga” tetapi tidak dimengerti jemaat karena tidak bersifat eksegesis dan kontekstual. Artinya penjelasan tentang Sorga bersifat dogmatis saja atau praktis saja dan tidak menyentuh arti teks tentang Sorga menurut teks yang dikhotbahkan. Dalam konteks ini kita dapat merumuskan judul penelitian:

Pengalaman Pelayanan Pendeta, Khotbah Eksegesis Terhadap Tingkat Pemahaman Warga Jemaat Tentang Sorga.

X1 : Pengalaman Pelayanan Pendeta.

X2 : Khotbah Eksegesis

Y : Tingkat Pemahaman Warga Jemaat Tentang Sorga

Semoga bermanfaat untuk yang sedang mencari variabel penelitian

Wednesday, February 10, 2016

Hubungan Angpao dengan sukacita

Judul Variabel Penelitian:

HUBUNGAN ANGPAO DALAM BUDAYA TIONGHOA DALAM PELAYANAN KEPENDIDIKAN KRISTEN TERHADAP SUKACITADALAM PELAYANAN GEREJA ….

Setiap orang dalam kebudayaan sendiri maupun kebudayaan yang telah dipengaruhi selalu memiliki cara dalam menyampaikan sesuatu kepada orang lain. Ada sebuah kebudayaan yang bertahan dari generasi ke generasi dalam kebudayaan Tionghoa, salah satunya yakni “Angpao”. Angpao atau amplop merah. Amplop merah itu tidak bermaksud mengusir Nian dalam legenda Tionghoa, tetapi nian-nian lain dalam diri manusia. Angpao diberikan pada saat Imlek, pesta pernikahan, perayaan ulang tahun, dan acara syukuran perusahan. Saya pernah dapat amlop merah dari seorang teman pendeta Tionghoa. Waktu saya dapat amplop merah atau Angpao (Hanzi: 紅包, pinyin: hóngbāo), isinya membuat nian-nian dalam diriku lari meninggalkan hatiku (ha ha ha bercanda), bukan Nian dalam arti Legenda Tionghoa.

Beberapa sumber yang say abaca, Angpao pada praktiknya, khususnya dalam perayaan tahun baru Tionghoa, biasanya diberikan kepada orangtua. Besarnya, maksudnya isi angpao. Pemberian itu tentu didasarkan pada kepada siapa dan untuk tujuan apa memberi angpao. Pada perayaan tahun baru Imlek, “Angpao itu biasanya diberikan oleh orang yang sudah berkeluarga kepada mereka yang belum berkeluarga. Namun sebenarnya tidak menutup kemungkinan juga jika seseorang telah mapan, sementara banyak saudaranya yang masih belum mapan. Sah-sah saja jika mereka ingin tetap memberikan, juga bisa dianggap sebagai perbuatan baik.”

Postingan di atas menginspirasi untuk mendapatkan masalah penelitian dan merumuskan variabel penelitian yang tepat untuk diteliti secara kuantitatif maupun kualitatif.

HUBUNGAN ANGPAO DALAM BUDAYA TIONGHOA TERHADAP SUKACITA DALAM PELAYANAN KEPENDIDIKAN KRISTEN

Postingan di atas diadaptasi dari sumber: http://www.tionghoa.info/inilah-nominal-yang-harus-kamu-kasih-buat-angpao/

Masalah Penelitian Februari 2106: Ramalan Shio Monyet Api 2016

Masalah Penelitian: Ramalan Tahun Monyet Api 2016

Ramalan dalam Kalender Tiongkok

Bagi mahasiswa yang sedang mencari masalah penelitian, baik skripsi, tesis, dan disertasi dapat mencermati hal-hal yang bersentuhan dengan kebudayaan. Salah satunya adalah kebudayaan Tionghoa. Saya sendiri bukan orang Tionghoa, tetapi saya senang dengan kebudayaan. Oleh karena itulah maka saya posting beberapa aspek kebudayaan yang berhubungan dengan IMLEK 2016 yang sudah dirayakan pada 8 Februari 2016. Berkait dengan perhitungan kalender Tionghoa maka kita mendapat informasi bahwa tahun 2016 merupakan TAHUN MONYET API.

Hal ini membuat saya ingin mengetahui apa sesunguhnya tahun api monyet itu? Setelah membaca beberapa informasi dari sumber internet (para blogger), saya memahami bahwa hal ini merupakan “Ramalan”. Kalau ramalan maka sifatnya belum pasti, bisa ya dan bisa juga tidak. Setelah mebaca beberapa sumber di internet, ternyata bukan hanya “monyet” tetapi saya mendapati ada banyak ramalan-ramalan sesuai dengan “Shio”. Dalam Shio, masayarakat atau setiap orang dikelompokkan dalam shio tertentu. Ada kelompok atau warga Shio Tikus, Warga “Shio Kerbau”, warga “Shio Macan Tiger”, warga “Shio Kelinci”, warga “Shio Naga, warga “Shio Ular”, “Shio Kuda”, Shio Kambing, Warga shio monyet, shio ayam, shio anjing, shio Babi.

Diantara bermacam-macam shio di atas, menurut ramalan, Shio Monyet menjadi shio yang paling bersinar di tahun 2016. Ini adalah tahun yang gemilang dan membahagiakan bagi mereka. Tahun yang baik untuk memulai bisnis dan usaha baru. Peningkatan dalam hal karier hingga asmara akan muncul. Jika ada hal-hal yang tertunda untuk direalisasikan pada tahun-tahun sebelumnya, inilah tahun yang tepat untuk mewujudkannya. (Sumber: http://gemitang.com/) Selanjutnya untuk menjadi pengetahuan saja tentang macam-macam shio dalam tradisi Tionghoa, maka saya ringkas dari http://gemitang.com tentang ramalan untuk masing-masing shio. Selanjutnya perlu dinilai, apakah ramalan ini punya pengaruh terhadap kehidupan seseorang, termasuk warga gereja dari etnis manapun. Namun saya perlu menegaskan disini, apapun penialaian teologis kita tentang ramalan tahun 2016 yang merupakan tahun monyet api dapat dianggap wajar saja. Kita juga harus menghargai saudara-saudara kita yang memiliki tradisi ramalan seperti itu.

Ramalan-ramalan yang dikemukakan dalam shio, khususnya shio monyet api tahun 2016 bisa saja berpengaruh terhadap siapapun termasuk anggota gereja. Oleh karena itulah mari kita berusaha mengenal ramalan-ramalan shio dan berusaha memberi penilaian dari perspektif iman kita.

Menurut ramalan dalam perhitungan kalender Tiongkok, tahun 2016 adalah “tahun monyet api”. Dengan demikian mereka yang terklahir dengan Shio Monyet maka merekalah warga yang paling bersinar di tahun 2016. Dengan kata lain, tahun 2016 menjadi tahun yang gemilang dan membahagiakan bagi warga yang bershio monyet api. Warga shio monyet api memasuki tahun ini sebagai tahun yang baik untuk memulai bisnis dan usaha baru. Warga shio monyet api akan meningkat dalam hal karier hingga asmara akan muncul. Tahun 2016 menjadi tahun yang tepat untuk merealisasikan hal-hal hal-hal yang tertunda tahun-tahun sebelumnya. Jadi, inilah tahun yang tepat untuk mewujudkan mimpi itu.

Bagaimana dengan warga yang bershio diluar shio monyet api? Rupanya ada ramalan untuk shio-shio lain yang dikenal dalam tradisin budaya Tiongkok. Saya berusaha mengetahui shio-shio itu. Hanya saja saying bahwa saya tidak ketemu “sio mama” (ha ha ha ini bercanda). Kita lanjut dengan shio-shio yang lain.

Selain warga shio monyet, ada pula shio-shio seperti: warga “Shio Tikus”. Menurut ramalan, warga shio tikus dapat mengoptimalkan keberuntungannya di tahun 2016 yang merupakan tahun gemilang bagi shio monyet api. Shio tikus memiliki kesempatan untuk meningkatkan taraf hidup serta menikmati waktu kebersamaan dengan orang-orang terdekat akan mereka alami.

Warga “Shio Kerbau”. Warga shio kerbau diramalkan bahwa pada tahun 2016 ini mereka tidak meningkat tetapi juga tidak menurun. Tahun 2016 adalah tahun yang datar atau tahun normal bagi warga shio kerbau.

Warga “shio macan tiger”. Menurut ramalan, warga shio macan tiger tahun 2016 merupakan tahun yang penuh ujian bagi warga Macan. Boleh dikatakan tahun susah payah bagi mereka yang bershio macan tiger. Menghadapi kenyataan seperti ini, warga shio macan perlu sabar dan tabah dalam menghadapi ujian tahun 2016. Warga shio macan dituntut untuk mampu berpikir jernih, tidak bertindak ceroboh, dan bisa mengendalikan emosi.

Warga “Shio Kelinci”. Bagi warga kelinci, menurut ramalan shio 2016, tahun 2016 merupakan tahun yang penuh ketidakpastian. Shio kelinci adalah sosok yang penuh ambisi dan menyukai kepastian, tetapi di tahun Monyet Api ini atau tahun 2016, warga bershio kelinci harus meredam ambisinya.

Warga “Shio Naga”. Menurut ramalan, warga shio naga dapat bernafas lega karena tahun 2016 menjadi tahun yang baik bagi warga shio naga. Masalah-masalah rumit yang kerap terjadi dalam kehidupan warga shio naga akan segera terselesaikan.

Warga “Shio Ular”, Tahun 2016 merupakan tahun yang penuh kesibukan tapi sarat akan kebahagiaan. Warga Ular yang menjalani tahun 2016 atau tahun monyet api dengan sikap tidak perlu mengambil risiko yang berlebihan. Warga shio ular perlu bertindak sesuai kemampuan dan usahakan untuk terus bersikap objektif. Warga shio ular dihimbau mengekang emosi dan jangan terburu-buru merealisasikan sebuah rencana.

Warga “Shio Kuda”. Tahun 2016 atau tahun Monyet Api bagi warga Kuda adalah tahun yang dinilai cukup baik untuk warga shio kuda. Tahun 2016 akan menjadi tahun yang menguntungkan shio kuda karena warga shio kuda akan menerima banyak pendapatan di luar perkiraannya. Jika mereka mempunyai rencana bisnis, maka rencana itu secara perlahan-lahan dapat direalisasikan dengan baik, selain itu kehidupan keluarga juga berjalan tenang.

Warga shio Kambing. Menurut ramalan, tahun 2016 menjadi tahun yang minim konflik namun belum ada kejutan besar yang menyenangkan di tahun 2016. Segala sesuatu berjalan datar dan normal. Mereka mengalami kebahagiaan tetapi juga ada kesedihan. Karena itu, warga shio kambing harus mampu bersikap bijak dan berpikir maju. Warga Shio Monyet Api. Shio Monyet menjadi shio yang paling bersinar di tahun 2016. Ini adalah tahun yang gemilang dan membahagiakan bagi mereka. Tahun yang baik untuk memulai bisnis dan usaha baru. Peningkatan dalam hal karier hingga asmara akan muncul. Jika ada hal-hal yang tertunda untuk direalisasikan pada tahun-tahun sebelumnya, inilah tahun yang tepat untuk mewujudkannya.

Warga “Shio Ayam”. Menurut ramalan, keberuntungan warga shio ayam sepanjang tahun Monyet Api atau tahun 2016 dinilai cukup baik dibandingkan tahun kemarin, Di alkitab ada Ayam Petrus, sehingga gereja melakukan doa ayam berkokok. Doa ayam berkokok dilakukan jam 03.00 subuh. Doa ini dilakukan untuk menginat penyangkalan terhadap Yesus yang dilakukan Petrus terhadap Yesus. Melalui doa ayam berkokok, gereja diingatkan akan peristiwa ini dan terus berjaga-jaga untuk tidak menyangkalnya.

Warga “shio anjing”. Bagi shio Anjing, tahun 2016 adalah tahun yang sangat melelahkan dan memusingkan. Banyak kegiatan bisnis yang dilakukan namun hasilnya belum juga nampak ke permukaan. Sementara dalam hal karier, tidak ada kemajuan. Meski begitu, keberuntungan akan selalu menyertai warga Anjing dan menawarkan banyak sekali kesempatan.

Warga “shio Babi. Menurut ramalan, tahun 2016 adalah tahun yang sibuk sekaligus menjanjikan hasil yang lumayan. Sepanjang tahun Monyet Api, warga shio Babi dituntut untuk selalu bersikap dewasa. Tidak ada perkembangan yang drastis di bidang bisnis maupun karier. Masalah keuangan pun memiliki peluang besar untuk kamu hadapi dan menjadi hal tersulit yang mesti dilalui (diadaptasi dari sumber: http://gemitang.com/)

Demikian postingan ini, semoga menginspirasi untuk meneliti pokok yang disampaikan disini. Peneliti tidak harus percaya dengan ramalan di atas, saya pun tidak percaya dengan ramalan di atas tetapi dari sisi penelitian pokok di atas menjadi menarik untuk diteliti. Namun tetap saya ingatkan kepada siapapun yang meneliti bagian ini agar tetap menjaga kode etik penelitian. Tidak boleh menghina kebudayaan lain, khususnya kebudayaan yang menjadi inti postingan ini. Kepada beberapa sumber yang bahannya kami jadikan sebagai info untuk postingan ini bila tidak setuju dengan adaptasi tulisan yang kami lakukan maka dapat memberitahukan kami, selanjutnya kami dapat merubah atau menghilangkan postingan di atas.

Berdasarkan masalah di atas, dapat dirumuskan judul variabel Penelitian:

Judul Pertama.

Pengaruh Ramalan Shio Monyet Api, Iman Kristen terhadap Semangat Kerja Anggota Jemaat Gereja ……

X1 = Ramalan Shio Monyet Api

X2 = Iman Kristen

Y = Semangat Kerja Anggota Jemaat

Judul kedua:

Pengaruh Shio Ayam dalam Tradisi Imlek dan Ayam Petrus dalam Tradisi Tahun Masehi Terhadap Kesetiaan Beriman kepada Yesus Kristus.

Judul 3:

Evaluasi Teologis Terhadap Ramalan Shio Tahun Monyet Api 2016 “Segala Kebenaran dalam Ramalan Shio Tahun Monyet Api 2016” adalah kebenaran Allah: Pendekatan Yustinus Martir. Bagi yang meneliti judul ini harus kuat filsafat dan teologi, serta pemahaman biblika.

Informasi tentang Ramalan Shio-shio di atas dapat dibaca selengkapnya di:

http://gemintang.com/primbon-ramalan-nasib-jodoh-masa-depan/ramalan-shio-2016/ (Diakses tanggal, 10/2 2016)

Monday, February 8, 2016

Imlek 2016 dapat dijadikan sebagai masalah penelitian mahasiswa: Skripsi, Tesis dan Disertasi

Benarkan tahun 2016 adalah tahun monyet Api? Jawaban komunitas pelaksana Imlek pasti berbeda dengan yang tidak melaksanakan Imlek (termasuk penulis postingan). Perbedaan itu wajar saja. Bagi saudara-saudaraku yang melaksanakan Imlek meyakini Tahun 2016 adalah tahun "Monyet Api". Tentu bagi yang tidak merayakan tidak demikian. Akan tetapi kita tetap menghargai komunitas pekasana IMLEK.Disain gambar yang saya lakukan juga tidak saya beri tanda tanya. Biar mengalir saja. Gambar berikut ini diambil dari beberapa sumber di internet kemudian saya disain sebagai kreasi saya di bulan IMLEK atau bulan Februari yang juga merupakan bulan kelahiran saya. Mari kita lanjut.

Masalah Penelitian mahasiswa yang dimaksud disini yakni para mahasiswa dapat menjadikan topik penelitian tentang "tahun monyet".

Penelitian Mahasiswa (Skripsi, Tesis dan Disertasi) dapat berkisar pada hal-hal yang bersifat empiris. Salah satunya adalah dapat meneliti kebudayaan-kebudayaan. Berikut kebudayaan tentang “Perayaan Tahun Baru Tiongho” atau yang biasa dikenal dengan “Imlek”. Namun dalam penelitian harus dijaga etika penelitian, salah satunya adalah menghargai kebudayaan seseorang atau suku tertentu. Dalam konteks itulah saya memposting tulisan berkenaan dengan “IMLEK’ Tahun 2016 yang dalam perhitungan komunitas Tionghoa masuk dalam kategori “Tahun monyet” atau “Shio Monyet”. Sekali lagi frasa "Masalah penelitian mahasiswa tahun 2016" hanya dihami dalam konteks bahwa keyakinan bahwa tahun 2016 adalah tahun monyet itu dapat dijadikan sebagai salah satu variabel penelitian. Dengan demikian memperkaya pemahaman tentang perayaan tahun baru. Kita mengenal ada Tahun Baru Masehi, dan tahun baru lain yang dikenal dalam agama lain, maupun dalam kebudayaan lain.Pastilah setiap suku ada kalender tetapi seiring dengan pengaruh dari luar maka dunia dipengaruhi oleh perhitungan tahun baru seperti perhitungan masehi dll. Adalah unik bahwa tradisi Tionghoa masih mempertahankan Tahun Baru Imlek. Saudara-saudara kita di Jawa dan Bali juga punya kalender tentang tahun baru. Silakan kunjungi di wikipedia dan mencari informasi tentang Kalender. Baiklah saya posting informasi tentang beberapa informasi singkat yang saya dapatkan tentang "IMLEK", Khususnya tahun 2016 sebagai "tahun monyet"

Pada pagi hari tanggal, 8 Februari 2016, saya kembali lagi untuk membuka computer untuk mencari informasi di google. Saya melihat ada gambar monyet pada laman google. Lalu saya tempatkan krusor pada gambar tersebut kemudian muncul kata “Tahun Baru Imlek 2016. Saya penasaran kemudian membuka google untuk mencari informasi tentang Imlek 2016 yang terlaksana pada 8 Februari 2016.

Dalam pencarian itu saya ketemu dengan info dalam website Pontianak pos. Dalam website ini tertulis hasil wawancara dengan Michael Yan Sriwidodo, seorang Tionghoa di Kalimantan Barat. Menurut Michael, “monyet digambarkan sebagai sesuatu yang berusaha ingin menang, berprestasi dan selalu berusaha menuju puncak. Api melambangkan tekad kuat membara yang dimiliki untuk menggapai prestasi.“Dalam kehidupan harian, monyet api melekat dengan idiom banyak akal dan terkesan licik. Mereka akan selalu berusaha menggapai puncak dengan metode apapun,“ Kemudian unsure lain yaitu api. Api dijadikan simbol energi yang besar dan kuat bagi orang-orang bershio monyet.

Dalam website ini dinyatakan juga bahwa “orang-orang bershio monyet akan berusaha menjadi pemenang dan berkeinginan agar prestasi mereka diakui.Hanya memang biasanya tahun 2016 berujung pada tahun apa pun bisa terjadi. Jika ingin selamat dan sukses dalam hidup, sebaiknya hindari kegiatan kelompok bersifat memprovokasi sesuatu, ikut dalam pergolakan politik, revolusi atau diskriminatif.”

Berdasarkan kesimpulan yang disampakian terakhir di atas dihimbau agar masyarakat diminta ekstra berhati-hati dalam memilih teman, kelompok atau komunitas. Selain itu ada semacam harapan khusus untuk masyarakat Tionghoa yang meyakini sifat alami lain akan muncul di setiap orang yang memiliki shio monyet tahun 2016. Mereka yang memiliki shio monyet memiliki karakteristik: kelincahan. Kelincahan ini membuat setiap individu mengalami perkembangan cenderung fluktuatif dan terjadi relatif cepat, baik secara fisik maupun mental. Selain itu Michael juga menyatakan: …”orang ber-shio monyet memiliki kelebihan sebagai pribadi percaya diri, humoris dan terampil di segala permainan dan berjiwa pemimpin. Kekurangan mereka hanyalah sedikit nakal, pecemburu, sering curiga, licik, egois dan sombong.”

Bapak Michael seperti yang diinformasikan dalam berita website Pontianak pos, yakni bahwa orang yang memiliki shio monyet api yaitu:

1. Orang yang lahir pada tahun 1920

2. Orang yang lahir pada tahun 1932

3. Orang yang lahir pada tahun 1944

4. Orang yang lahir pada tahun 1956

5. Orang yang lahir pada tahun 1968

6. Orang yang lahir pada tahun 1980

7. Orang yang lahir pada tahun 1992

8. Orang yang lahir pada tahun 2004

9. Orang yang lahir pada tahun 2016

Diadaptasi dari sumber: www.pontianakpost.com

Atau http://www.pontianakpost.com/jelang-tahun-baru-imlek-2016-monyet-api-menjadi-simbol-energi-sukses

Postingan di atas sifatnya berbagi informasi agar kita saling memahami. Penulis tidak menganut keyakinan terhadap “Shio monyet” tetapi penulis menghargai komunitas yang menganut pemahaman “Shio monyet”, atau meyakini tahun 2016 sebagai tahun monyet. Bila ada kesalahan dalam memberi informasi maka mohon di maafkan.

Saturday, February 6, 2016

Salam 2565: Selamat Tahun Baru Imlek 2565

Saya memang tidak merayakan Imlek tetapi saya harus menghargai saudara-sudara saya yang merayakan Imlek. Kita sama-sama orang Indonesia, lahir di Indonesia, tidak secara kebetulan kita lahir di Indonesia dan menjadi warga negara Republik Indonesia. Masyarakat Indonesia adalah masyarakat multikutural. Dalam semangat multikultural, kita harus saling menghargai satu dengan yang lain. Jika saya terlahir dalam sebuah tradisi iman yang membuat saya menerima tahun baru dalam konteks masehi maka hal itu tidak serta merta membuat saya tidak menghormati praktik tahun baru dalam tradisi tertentu. Seperti tradisi Tionghoa. Untuk itulah saya sampaikan Salam 2565: atau salam Imlek, salam Perayaan Tahun Baru Imlek 2565. Dalam suasana Imlek yang akan dirayakan pada hari Senin, 8 Februari 2016 maka saya menggunakan waktu untuk memposting sedikit informasi yang boleh dikatakan memberi informasi edukatif kepada mereka yang tidak merayakan Imlek untuk tetap kita bangun saling menghormati. Saya bukan orang Tionghoa, tepatnya orang Indonesia Timur. Oleh karena itu segala yang berkenaan dengan postingan singkat berikut ini dapat dimaklumi bila ada kesalahan-kesalahan. Saya membangun pemahaman tentang Imlek berdasarkan info website (weblog).

PERAYAAN TAHUN BARU IMLEK 2565

A. Sejarah singkat perayaan Tahun Baru Imlek

Dari namanya saja jelas bahwa Imlek merupakan salah satu perayaan yang ada dalam budaya Tionghoa. Tahun 2016, adalah perhitungan Tahun masehi, sementara perhitungan tahun dalam budaya Tionghoa jatuh pada 31 Januari 2016

Pengertian Kata "Imlek"

Dalam website nationalgeographic.co.id. Kita mendapat informasi bahwa perayaan Tahun Baru dalam tradisi Tionghoa yang disebut dengan “Sin Cia” atau “Imlek”. Imlek adalah Tahun baru Cina. Tentu yang merayakan adalah warga Tiongha. Dari sisi etimologi kata, kata Imlek berasal dari kata “Im” artinya bulan, dan “Lek” artinya penanggalan). Kata “Imlek” berasal dari dialek Hokkian atau Bahasa Mandarin-nya Yin Li artinya: kalender bulan (Lunar Newyear). Menurut sejarah, Sin Cia merupakan sebuah perayaan yang dilakukan oleh para petani di China yang biasanya jatuh pada tanggal satu di bulan pertama di awal tahun baru. Imlek adalah tradisi pergantian tahun yang dikenal dalam tradisi masyarakat Tionghoa. Hari Raya Imlek merupakan istilah umum, kalau dalam bahasa Tiongkok disebut dengan Chung Ciea yang berarti Hari Raya Musim Semi. Hari Raya ini jatuh pada bulan Februari dan bila di negeri Tiongkok, Korea dan Jepang ditandai dengan sudah mulainya musim semi. Perayaan Imlek mulai dikenal sejak jaman Dinasti Xia, yang kemudian menyebar ke penjuru dunia, termasuk Indonesia oleh para perantau asal Cina. Tradisi tahunan itu pun di kenal luas sebagai identitas budaya Tionghoa di tanah perantauan. Dalam perayaan ini tentu ada kegembiraan yang terucap melalui makna kata “Gong Xi Fa Cai, kepada keluarga, kerabat, teman dan handai taulan. Gong Xi Fa Cai artinya ucapan selamat dan semoga banyak rezeki. Adat ini kemudian di bawa oleh masyarakat Tionghoa ke manapun dia merantau, termasuk ke Indonesia ( Sumber: http://nationalgeographic.co.id/)

B. Praktik perayaan Tahun Baru Imlek

Berdasarkan cerita rakyat dan legenda kuno atau legenda dahulu kala, tahun baru Imlek dirayakan ketika orang berhasil melawan hewan mitos yang disebut Nian yang berarti tahun dalam bahasa Cina. Dalam legenda Tionghoa, Nián adalah seekor raksasa. Ia pemakan manusia yang berasal dari pegunungan atau juga dari bawah laut. Nian selalu muncul pada akhir musim dingin atau hari pertama tahun baru.

C. Maksud Kedatangan Nian

Pada hari pertama tahun baru Tionghoa pada masa dulu, mereka harus waspada terhadap kedatangan Nian. Nian datang ke penduduk desa dengan tujuan:

1. Memangsa hewan ternak

2. Memakan hasil pertanian,

3. Memakan warga penduduk desa. (Sumber: www.kidnesia.com).

Inilah Nian dalam Legenda Tionghoa:

D. Cara Mengatasi Nian

Demi keamanan penduduk desa dari kedatangan Nian yang demikian menakutkan, maka penduduk desa melindungi diri mereka dengan cara:

1. Menaruh makanan di depan rumah. Warga penduduk menaruh makanan di depan pintu rumah tinggal mereka pada awal tahun. Cara ini ditempuh karena adanya

kepercayaan bahwa dengan menempatkan makanan di depan pintu rumah maka Nian akan memakan makanan yang ada di depan pintu dan tidak akan memakan warga penduduk desa, memakan hasil panen dan ternak.

2. Memakai baju warna merah. Nian juga takut dengan warna merah. Pada suatu waktu, penduduk melihat bahwa Nian lari ketakutan setelah bertemu dengan seorang anak kecil yang mengenakan pakaian berwarna merah. Penduduk kemudian percaya bahwa Nian takut akan warna merah, sehingga setiap kali tahun baru akan datang, para penduduk akan menggantungkan lentera dan gulungan kertas merah di jendela dan pintu (Sumber: http://michael-hans.blogspot.co.id/)

3. Informasi yang lain, yakni: pada perayaan Imlek, penduduk Tionghoa biasanya menggantung lentera merah, memasang tirai merah pada pintu dan jendela. Kemudian menggunakan mercun untuk membuat takut Nian. Semua ini membuat Nian tidak lagi mengganggu mereka (bandingkan www.kidnesia.com)

E. Makna Perayaan Tahun Baru Imlek

Dalam www.kidnes.com, dapat disimpulkan beberapa makna dari perayaan Imlek, yakni:

1. Perwujudan social. Maksud saya dengan istilah ini yakni pada saat Imlek ada pertemuan seluruh anggota keluarga sekali dalam setahun.

2. Setiap anggota keluarga dan tetangga saling bersilahturahmi, saling mengayomi, dan memulai lembaran baru dengan pakaian yang baru.

Kini orang keturunan Tionghoa, khususnya di Indonesia biasanya merayakan perayaan Tahun Imlek dengan mengenakan baju berwarna merah.

Mengucapkan selamat Tahun Baru Tionghoa tidak berarti bertentangan dengan iman saya sebagai orang Kristen. Saya tetap Kristen yang menghargai komunitas yang lain. Oleh karena itulah saya ucapkan: Selamat Merayakan Tahun Baru Imlek 2565 bagi saudara-saudaraku yang merayakannya. Damai Negeri tercinta, Indonesia Raya

Salam 2565

Ucapan Selamat Tahun Baru Imlek

Masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang multikultural, dalam konteks kehidupan multikultural ini, ada saya dan ada orang lain. Saya tidak sendiri tetapi ada orang lain. Untuk itulah kepada yang merayakan Tahun baru Imlek tentu saya mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek 2567

Wednesday, February 3, 2016

Skripsi dan Tesis Serta Disertasi

Skripsi Pendidikan Agama Kristen dengan gelar S.Pd.K, Contoh skripsi S.Pd.K., Skripsi S.Pd.K. Tesis Pendidikan Agama Kristen dengan gelar M.Pd.K. Disertasi Pendidikan Agama Kristen. D.Th. Doktor Teologi atau D.Th. Magister Teologi, Magister Misiologi, Magister Kepemimpinan Kristen. Semua orang memiliki harapan untuk berhasil dalam perjuangan. Berikut beberapa catatan tentang harapan. Harapan merupakan sikap optimis yang realistis dan bukan mimpi. Ketika pendidikan dibangun dan memiliki peran sentral dalam pembangunan nasional serta pengembangan sumber daya manusia yang potensial, maka upaya yang dilakukan sebagai proses perubahan proses interaksi individu dengan kelompok dan lingkungannya. Dalam hal ini pendidikan yang diselenggarakan secara mendasar tidak sekedar mentransfer dan menanamkan ilmu pengetahuan kepada anak didik, tetapi lebih dari itu, adalah memberi perubahan dalam perilaku, sikap dan karakter serta kepribadian yang mandiri dan produktif. Harapan demikian membuat isi dan proses pendidikan semakin berkualitas serta mampu menjawab tuntutan perkembangan zaman. Kemajuan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat hanya dapat diberhasilkan atau didukung oleh sumber daya manusia yang berkompetensi secara efektif dan efisien.

Monday, February 1, 2016

Hubungi Kami


Bagi Anda yang memerluan bantuan konsultasi skripsi dan tesis dapat menghubungi kami:
di Hp 081388662585 dan atau melalui email: triofilsafat@gmail.com
Anda dapat memilih model penelitian. Apakah Teoritik, Kuantitatif maupun kualitatif.